Halaman

FITK NEWS

Dies Maulidiyah ICP Diwarnai dengan Seminar dan Berbagai Lomba

FITK NEWS - Dies Maulidiyah International Class Program (ICP) FITK dengan grand tema “International Folk Art” diwarnai dengan berbagai kegiatan positif. Salah satunya seminar nasional yang telah dilaksanakan, Senin (27/03) lalu di Aula Gedung Ir. Soekarno.

Acara Reaktivasi Tadris Bahasa Inggris dan Tadris Matematika Berjalan Sukses

FITK NEWS – Acara Reaktivasi Tadris Bahasa Inggris dan Tadris Matematika yang digelar oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Kamis (2/3) berjalan sukses. Tak hanya para peserta, baik mahasiswa maupun alumni yang antusias memadati lokasi acara, namun dalam moment tersebut juga diramaikan dengan seminar nasional dan penganugerahan Tarbiyah Award Kedua untuk alumni yang berprestasi.

LP Maarif NU Lamongan Gandeng FITK Gelar Workshop Peningkatan Mutu Pendidikan

FITK NEWS – Sebagai langkah persiapan pemberlakuan program fullday school, LP Maarif NU Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan mengadakan workshop peningkatan mutu pendidikan dengan menggandeng Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maliki Malang. Acara tersebut berlokasi di Aula Microteaching, Sabtu (4/03).

Halaman

Artikel >>

Kebahagiaan adalah sebuah impian di mana semua orang ingin memilikinya. Tidak ada seorang pun yang ingin menderita hidupnya. Namun, tidak semua orang tahu akan kriteria bahagia secara kaffah. Dalam pandangan Islam, seseorang yang bahagia adalah seorang mukmin sholeh yang selalu taat akan menunaikan hak-hak Tuhannya dan memenuhi hak-hak akan makhluk lainnya dengan berpedoman kepada svriat, baik lahir maupun batin.

2016-06-13 07:43

Zakat bagaikan tonggak utama keuangan dan kunci kemajuan umat islam di era global, kalimat tersebut merupakan salah satu ranah kajian diskusi saya dengan para pakar zakat internasional, saat mengikuti the 9th ISDEV International Islamic Development Management Conference (IDMAC 2015) di Universiti Sains Malaysia, 8 Desember 2015

2016-05-23 13:30

Siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, dialah orang yang beruntung. Begitulah Nabi Muhammad saw mengajarkan kepada kita, bahwa setiap hari harus ada peningkatan, ada trafik perkembangan ke arah yang lebih baik. Sebab, siapa yang hari ini masih sama dengan kemarin, disebut orang rugi. Meminjam istilah pesantren, “wujuduhu ka ‘adamihi”, adanya seperti tidak ada.Yang lebih parah lagi, siapa yang hari ini lebih buruk dari kemarin, dialah orang yang celaka, nasibnya sial dan ujung-ujungnya akan berakhir pada penyelasan.
 

2016-05-02 10:37

Halaman