FITK INSIGHT – Malang – Ada sebuah pesan sederhana namun penuh makna yang disampaikan di tengah gegap gempita PBAK FITK 2026 NIRWAKARSA – PELOPOR DUNIA: “Selamat datang di FITK UIN Malang.” Pesan tersebut disampaikan oleh Naufal Fatih Zahraan Arefah, mahasiswa Program Studi Tadris Matematika sekaligus Ketua Pelaksana PBAK FITK 2026 unsur mahasiswa, dalam rangkaian pembukaan PBAK FITK 2026 yang berlangsung di Gedung Soeharto/Sport Center Lantai 2 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (20/8/2026).
Di hadapan para mahasiswa baru yang dipanggil “Gatotkaca Muda”, Naufal tidak hanya menyampaikan sambutan. Ia membawa sebuah cerita tentang perjuangan panjang di balik terselenggaranya PBAK—tentang ratusan mahasiswa yang bekerja, mempersiapkan, dan mengawal kegiatan sejak jauh sebelum para Gatotkaca Muda menginjakkan kaki di arena. Di balik kemeriahan PBAK FITK 2026, terdapat 196 panitia yang telah bekerja sejak akhir Mei 2026.
Waktu yang panjang tersebut menjadi bukti bahwa sebuah kegiatan besar tidak lahir dalam satu malam. Ada proses perencanaan, koordinasi, persiapan, pembagian tugas, hingga kerja bersama yang dilakukan jauh sebelum hari pelaksanaan. Bagi Naufal, perjuangan tersebut menemukan maknanya ketika akhirnya para mahasiswa baru hadir dan menjadi bagian dari keluarga besar FITK. Generasi yang hari itu berdiri sebagai mahasiswa baru, tetapi kelak akan berdiri sebagai insan yang membawa ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Selamat Datang di FITK UIN Malang”
Dengan penuh semangat, Naufal menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Namun, ucapan tersebut bukan sekadar formalitas. Menjadi bagian dari FITK berarti memasuki lingkungan akademik yang akan menempa mahasiswa melalui proses panjang. Akan ada ruang kelas, diskusi, tugas, organisasi, praktik, pengalaman, tantangan, dan berbagai proses pembentukan diri. Karena itu, PBAK menjadi pintu pertama untuk mengenal perjalanan tersebut. Hari ini mereka datang sebagai Gatotkaca Muda. Besok mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki keilmuan, keterampilan, karakter, dan keberanian untuk mengambil peran.
Salah satu pesan yang menjadi sorotan dalam sambutan Naufal adalah bahwa di FITK, mahasiswa akan menjadi seorang guru. Kalimat tersebut sederhana, tetapi menyimpan tanggung jawab yang besar. Guru bukan hanya profesi. Guru adalah seseorang yang berhadapan langsung dengan generasi masa depan. Apa yang dipelajari di bangku kuliah nantinya akan dibawa ke ruang-ruang kelas. Ilmu yang diperoleh akan diteruskan kepada peserta didik. Karakter yang dibangun di kampus akan menjadi bekal ketika kelak mendidik generasi berikutnya. Maka, menjadi mahasiswa FITK berarti mempersiapkan diri untuk sebuah amanah besar:
“Mendidik manusia, membentuk karakter, dan menyalakan masa depan.”
Ada sesuatu yang menarik dari pesan Naufal. Ia tidak hanya berbicara kepada mahasiswa baru sebagai peserta PBAK. Ia berbicara sebagai sesama mahasiswa yang pernah berada di posisi yang sama—pernah memulai dari langkah pertama, belajar mengenal lingkungan kampus, dan menjalani proses menjadi bagian dari keluarga besar FITK. Karena itu, sambutannya terasa seperti pesan dari satu generasi kepada generasi berikutnya:
“Kalian sudah sampai di sini. Sekarang waktunya bertumbuh.”
Gatotkaca Muda tidak perlu langsung menjadi sempurna. Mereka hanya perlu berani memulai, berani belajar, dan berani berkembang. Sebab setiap guru besar pernah menjadi seorang pembelajar.
Semangat NIRWAKARSA – PELOPOR DUNIA memberikan pesan lanjutan bagi mahasiswa baru. Menjadi pelopor berarti berani mengambil langkah.
Berani memiliki gagasan.
Berani berkarya.
Berani keluar dari zona nyaman.
Dan yang paling penting, berani menggunakan ilmu untuk memberikan manfaat. Karena dunia pendidikan membutuhkan generasi yang tidak hanya mampu mengikuti perubahan, tetapi juga mampu menciptakan perubahan. Di sinilah perjalanan Gatotkaca Muda dimulai.

Jika 196 panitia telah bekerja sejak akhir Mei untuk mempersiapkan satu momentum penyambutan, maka mahasiswa baru juga memiliki waktu yang panjang untuk mempersiapkan masa depan mereka. Mereka akan melewati perjalanan akademik masing-masing. Akan ada keberhasilan dan kegagalan. Akan ada tantangan dan kesempatan. Namun, semua proses tersebut merupakan bagian dari perjalanan untuk menjadi pendidik yang sesungguhnya. PBAK mungkin hanya berlangsung beberapa hari. Tetapi pesan yang ditanamkan hari ini dapat menjadi bekal selama bertahun-tahun.
Sambutan Naufal Fatih Zahraan Arefah, Ketua Pelaksana PBAK FITK 2026 unsur mahasiswa, menjadi salah satu bagian penting dalam pembukaan PBAK FITK 2026 NIRWAKARSA – PELOPOR DUNIA. Kisah tentang 196 panitia yang telah bekerja sejak akhir Mei, ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru, hingga pesan bahwa di FITK mereka akan dipersiapkan menjadi seorang guru, menjadi pengingat bahwa PBAK bukan sekadar agenda penyambutan.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: fitk.uin-malang.ac.id
Instagram : fitkuinmlg
Tiktok : fitk.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





