Kesuksesan dosen tidak hanya diukur dalam bidang pengajaran dan penelitian, namun dalam juga pada aspek kesuksesan dalam memegang jabatan dan netralitas dosen sebagai ASN (aparatur sipil negara dalam berpolitik. Inilah salah satu poin utama yang mengemuka pada kegiatan apel pagi FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang dipimping oleh Ketua Pusat Penelitian dan Academic Writing FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Benny Afwadzi, M. Hum, pada Senin 9 Januari 2023 di gedung Megawati.
Dalam kesempatan itu, Bapak Benny menegaskan menegaskan kembali apa yang disampaikan oleh Bapak Ruchman Basori, S.Ag, M.Ag Kepala Subdirektorat Ketenagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI saat beberapa dosen FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti pelatihan moderasi beragama beberapa waktu lalu.
Bapak Benny mengatakan dosen harus bersih dalam empat hal. Pertama, bersih secara akademis. Maksudnya, setiap karya yang dipublikasikan (buku, jurnal dans sebagainya) oleh dosen harus bersih dari plagiasi dan copy paste. Kedua, bersih secara finansial dalam artian setiap ketika seseorang dosen tersebut diberikan amanah menjabat seperti menjadi Ketua Prodi, rektor, wakil rektor dan sebagainya, harus memiliki sikap yang amanah dan tidak bermain-main dengan anggaran.
Ketiga, bersih secara biologis. Ini mengandung pengertian seorang dosen harus memiliki track record yang baik. Selalu menjaga diri untuk tidak menggoda mahasiswi, termasuk pula tidak melakukan nikah siri. Sebab hal itu dilarang. Benny mengingatkan apabila dosen yang berstatus ASN berkehendak melakukan poligami harus mendapatkan izin dari istri pertama dan atasan. Keempat, bersih secara ideologis. Dalam artian dosen tidak boleh menjadi aktivis atau simpatisan dari organisasi yang dilarang oleh Pemerintah RI.
Pada kesempatan ini juga Benny menambahkan agar dosen juga bersih secara politis. Dalam artian sebagai seorang ASN, dosen harus bisa bersikap netral dalam tahun politik 2024.


Penulis: Angga Teguh Prastyo, M.Pd Dosen Manajemen Pendidikan Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.