{"id":3488,"date":"2015-10-28T10:17:00","date_gmt":"2015-10-28T10:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/?p=3488"},"modified":"2015-10-28T10:17:00","modified_gmt":"2015-10-28T10:17:00","slug":"mars-pai-bangkitkan-mindset-generasi-islam-hakiki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/mars-pai-bangkitkan-mindset-generasi-islam-hakiki\/","title":{"rendered":"Mars PAI Bangkitkan Mindset Generasi Islam Hakiki"},"content":{"rendered":"<p><strong>FITK NEWS&nbsp;<\/strong>\u2013 Bertepatan dengan hari santri yang diperingati pada 22&nbsp;&nbsp;Oktober lalu, jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) FITK UIN Maliki Malang manfaatkan momen itu untuk me<em>launching<\/em>&nbsp;Mars PAI saat menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk&nbsp;<em>Meneguhkan Profesonalisme Guru PAI: Sebagai Penggerak Kemajuan Umat Berbasis Nilai-Nilai Religius dan Akhlak Mulia<\/em>&nbsp;di Aula Rektorat lantai V.<\/p>\n\n\n\n<p>Dinyanyikan serentak mulai dari Kajur-Sekjur PAI, komunitas paduan suara mahasiswa HMJ PAI dan mahasiswa semester 1 hingga 7, Mars ini terdengar menghentak penuh kobaran semangat. Menurut Dr Marno M Ag, Ketua Jurusan PAI, lagu tersebut menyimpan makna luhur. Yaitu mengajak mahasiswa PAI agar mewujudkan generasi Islam ulul albab melalui sebuah pendidikan agama. \u201cMelalui penanaman nilai-nilai religius serta akhlak mulia inilah, mahasiswa PAI diharapkan mewujudkan generasi bermartabat sebagai agen perubahan sosial,\u201d papar Marno saat diwawancarai di ruangannya<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait makna yang tersirat dalah mars PAI, Aditya M Noor dan Nila Nur Kamala, komponis mars PAI juga turut angkat suara. Menurut kedua mahasiswa yang masih berada di semester 3 ini, mars PAI akan menjadi energi bagi mahasiswa dan lulusannya untuk mencintai amanah yang akan diembannya. Yaitu sebagai guru PAI baik di tingkat Madrasah dasar dan menengah yang terdapat di seantro Indonesia dan mancanegara. \u201cCita-citanya, kami bisa mengajarkan budaya-budaya Islam di sekolah\/madrasah dengan sikap arif dan bijaksana,\u201d terang Adit<\/p>\n\n\n\n<p>Senada dengan Adit, Nila memaparkan jika mahasiswa PAI juga selayaknya menjadi tolok ukur untuk meyakinkan publik jika Islam itu indah dan&nbsp;<em>rahmatan lil \u2018alamin<\/em>. Sebab, menurutnya, beberapa media telah menyebarkan&nbsp;<em>stereotype<\/em>&nbsp;tidak baik tentang ajaran Islam. \u201cMars tersebut diharapkan menjadi&nbsp;<em>mindset<\/em>&nbsp;bagi teman-teman agar menjadi suri teladan yang baik.&nbsp; Sehingga, banyak orang mencintai Islam,\u201d ungkap Nila<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mars PAI<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Kami Mahasiswa PAI<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Bergerak, Bersatu dan Berdedikasi<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Wujudkan generasi Islam yang hakiki<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Bersama UIN Maliki<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Kami Mahasiswa PAI<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Insan Ulul Albab Ikrar Kami<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>PAI UIN Malang Kepakkanlah Sayapmu<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Tuk Membangun Bangsa dan juga agama<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Jangan Ada Lelah<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Jangan Putus Asa<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Kita Tonggak Bangsa<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>file mp3 mars PAI bisa di download&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/s000.tinyupload.com\/?file_id=14923691413795740830\">&gt;&gt; disini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FITK NEWS&nbsp;\u2013 Bertepatan dengan hari santri yang diperingati pada 22&nbsp;&nbsp;Oktober lalu, jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) FITK UIN Maliki Malang manfaatkan momen itu untuk melaunching&nbsp;Mars PAI saat menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk&nbsp;Meneguhkan Profesonalisme Guru PAI: Sebagai Penggerak Kemajuan Umat Berbasis Nilai-Nilai Religius dan Akhlak Mulia&nbsp;di Aula Rektorat lantai V. Dinyanyikan serentak mulai dari Kajur-Sekjur PAI, komunitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3489,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3488"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3488\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}