FITK INSIGHT – Malang – Suasana penuh syukur dan kebanggaan mewarnai pertemuan silaturahmi bersama lima Guru Besar baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar pada Rabu, 15 Juli 2026, di Ruang Pertemuan Lantai 1 Gedung Megawati FITK. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya kekuatan akademik FITK sekaligus menyusun langkah strategis menuju proses pengukuhan Guru Besar.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Samsul Hadi menyampaikan laporan perjalanan panjang hingga diterimanya Surat Keputusan (SK) Guru Besar. Ia menjelaskan bahwa seluruh tahapan telah berhasil dilalui berkat dukungan penuh dari pimpinan fakultas, baik dalam bentuk pendampingan administratif maupun motivasi selama proses berlangsung. Beliau mengisahkan bahwa proses pengusulan dimulai dari pemberian rekomendasi Dekan serta penetapan ranting ilmu dalam rapat fakultas pada 24 November 2025, dilanjutkan dengan rapat pemberian pertimbangan Senat Universitas pada bidang agama. Tahapan berikutnya adalah pengumuman uji kompetensi pada Februari 2026, terbitnya Sertifikat Kompetensi Guru Besar pada 10 April 2026, hingga akhirnya menerima SK Guru Besar pada 13 Juli 2026 yang diterbitkan tertanggal 7 Juli 2026.

Sebagai bentuk penghormatan kepada institusi, Prof. Samsul Hadi secara simbolis menyerahkan Sertifikat Uji Kompetensi Guru Besar dan SK Guru Besar kepada pimpinan fakultas. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Dekan, para Wakil Dekan, serta seluruh tim yang telah mendampingi setiap proses hingga pencapaian tersebut dapat diraih.
Menanggapi hal tersebut, Dekan FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas dedikasi dan perjuangan panjang para Guru Besar baru. Beliau menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kompetensi, integritas, dan konsistensi para dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Menurutnya, bertambahnya Guru Besar baru akan semakin memperkuat posisi FITK sebagai fakultas yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama pengembangan akademik di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendampingan terdapat hal-hal yang dirasakan kurang berkenan. Seluruh proses yang dilakukan, menurutnya, semata-mata bertujuan memberikan pelayanan terbaik bagi para dosen.
Lebih lanjut, Prof. Walid menjelaskan bahwa setelah penerbitan SK Guru Besar masih terdapat beberapa tahapan lanjutan, termasuk proses pengukuhan dan penguatan kontribusi Guru Besar terhadap pengembangan program studi, fakultas, maupun universitas. Ia berharap para Guru Besar dapat terus memberikan bimbingan, gagasan, dan kepemimpinan akademik bagi kemajuan FITK.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. H. Muh. Yunus, M.Si., menyampaikan harapannya agar kehadiran lima Guru Besar baru semakin memperkuat budaya akademik di lingkungan FITK. Beliau menekankan pentingnya peran Guru Besar dalam membangun body of knowledge setiap program studi melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kontribusi tersebut akan semakin mengukuhkan FITK sebagai fakultas yang menjadi rujukan pengembangan pendidikan Islam di tingkat nasional.
Pada sesi berikutnya, Dr. H. Muhammad In’am Esha, M.Ag. menjelaskan berbagai persiapan menuju prosesi pengukuhan Guru Besar. Saat ini terdapat enam Guru Besar FITK yang masih menunggu jadwal pengukuhan, dengan kepanitiaan yang akan dikoordinasikan oleh fakultas sesuai mekanisme universitas. Beliau mengingatkan agar para Guru Besar mulai mempersiapkan berbagai dokumen pendukung, seperti naskah orasi ilmiah, presentasi orasi, serta video profil, sehingga seluruh rangkaian pengukuhan dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, prosesi pengukuhan bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi momen bersejarah yang akan dikenang oleh keluarga, sivitas akademika, dan institusi.
Sementara itu, Ari Prasetyo, M.M. menjelaskan berbagai aspek teknis penyelenggaraan pengukuhan, mulai dari mekanisme kepanitiaan, pengaturan undangan keluarga dan kolega, hingga pengelolaan administrasi acara. Ia juga menyampaikan gagasan menarik agar tradisi pemberian karangan bunga pada prosesi pengukuhan dapat dialihkan menjadi tanaman hidup sebagai simbol keberlanjutan sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan ungkapan rasa syukur, tetapi juga menandai dimulainya babak baru penguatan kapasitas akademik FITK. Bertambahnya lima Guru Besar merupakan modal intelektual yang sangat berharga untuk memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan produktivitas riset bereputasi internasional, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta memperkokoh posisi FITK sebagai fakultas unggulan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: fitk.uin-malang.ac.id
Instagram : fitkuinmlg
Tiktok : fitk.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





