MIU Login

Mahasiswa Magang MPI FITK UIN Malang Hadirkan Inovasi “Smart Inventory System” di Itjen Kemenag – Wujud Nyata Magang Kependidikan Berdampak 2026

FITK INSIGHT – JAKARTA— Masalah klasik administrasi Barang Milik Negara (BMN), seperti ketidakteraturan data dan sulitnya pelacakan aset, kini mendapatkan solusi digital. Tim mahasiswa Magang Kependidikan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi mempresentasikan prototype Smart Inventory Management System BMN berbasis QR Code di Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Senin (11/5/2026).

Inovasi ini merupakan bagian dari Luaran Magang Kependidikan Berdampak MPI 2026, sebuah skema magang baru yang diinisiasi oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Malang. Dalam skema ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk belajar secara administratif, tetapi wajib menghasilkan produk nyata (output) yang memberikan dampak langsung bagi efisiensi kerja di instansi mitra. “Sistem ini kami rancang untuk meminimalisasi kesalahan data serta mendukung penatausahaan BMN yang lebih akurat. Ini adalah bentuk kontribusi konkret kami selama menjalani Magang Kependidikan Berdampak tahun ini,” ujar perwakilan tim mahasiswa MPI di hadapan jajaran Auditor dan Tim Kerja Sistem Informasi Itjen Kemenag.

Nurhidayati, praktisi pengelola BMN Itjen Kemenag, menilai prototype yang dikembangkan mahasiswa MPI sudah sangat baik, terutama pada aspek perencanaan dan penatausahaan. Hal senada disampaikan oleh Hafidz Lidinillah, Ketua Tim Kerja Sistem Informasi, yang melihat potensi besar sistem ini untuk dikembangkan lebih lanjut hingga fitur peminjaman barang. Di sisi lain, Auditor Iing Muslihin memberikan catatan strategis terkait pemetaan proses bisnis dan struktur database agar sistem ini memiliki legalitas dan keandalan yang kuat saat diterapkan secara luas. Terpisah, Kaprodi MPI UIN Malang, Ulfah Muhayani, Ph.D , menegaskan bahwa kehadiran inovasi Smart Inventory ini adalah bukti bahwa kurikulum MPI telah bertransformasi menuju era digital kependidikan. “Magang Kependidikan MPI 2026 memang didesain untuk menghasilkan output yang solutif. Mahasiswa diterjunkan ke instansi strategis seperti Itjen Kemenag bukan hanya untuk melihat proses, tetapi untuk melakukan intervensi positif melalui pengembangan sistem informasi. Ini yang kami sebut sebagai magang berdampak,” tegas Ulfah.

Melalui Smart Inventory Management System BMN berbasis QR Code ini, pengelolaan aset negara diharapkan menjadi lebih modern dan terintegrasi. Praktik terbaik yang diperoleh mahasiswa di lingkungan Inspektorat Jenderal akan menjadi referensi utama dalam penyempurnaan sistem tersebut sebelum dipresentasikan dalam Seminar Hasil Magang di kampus mendatang. Sementara itu Dekanat FITK memberikan apresiasi tinggi terhadap skema penarikan magang tahun ini. Penggunaan instrumen evaluasi yang ketat dan kewajiban output berupa projek inovatif dinilai sejalan dengan visi fakultas dalam mencapai akreditasi internasional dan penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas.

Pihak Fakultas menilai bahwa keterlibatan mahasiswa di instansi setingkat kementerian dan lembaga tinggi negara membuktikan bahwa kurikulum MPI memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan dunia kerja (DUDIKER). Selain itu, penyediaan Surat Keterangan Magang DUDIKER menjadi nilai tambah bagi portofolio lulusan agar lebih kompetitif di pasar kerja nasional maupun internasional.[iz]

Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: fitk.uin-malang.ac.id
Instagram : fitkuinmlg
Tiktok : fitk.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)

Berita Terkait