MIU Login

Menelusuri Jejak Manis dari Tebu hingga Gula, FITK UIN Malang Kunjungan Lapangan Membuka Wawasan Belajar Langsung di Pabrik Gula Krebet Baru 1

FITK INSIGHT – Malang – Setelah melakukan penjajakan kerja sama dan peluang penempatan alumni, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melanjutkan agenda dengan kunjungan langsung ke Pabrik Gula Krebet Baru 1, Bululawang, Malang, pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi rombongan FITK untuk melihat secara langsung bagaimana proses produksi gula berlangsung dari awal hingga menjadi produk yang siap digunakan. Tidak hanya memperkenalkan dunia industri kepada sivitas akademika, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman belajar yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik nyata di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diperkenalkan dengan rangkaian proses produksi yang dimulai dari pencacahan tebu. Tebu yang telah disiapkan kemudian masuk ke tahap penggilingan. PG Krebet Baru 1 memiliki lima unit gilingan yang digunakan untuk mengekstraksi cairan dari tebu. Dari proses tersebut dihasilkan nira, sementara ampas tebu yang tersisa tidak serta-merta menjadi limbah.

Ampas tebu dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar, sehingga dapat mendukung kebutuhan energi dalam proses produksi. Pemanfaatan tersebut menunjukkan bagaimana proses industri dapat menerapkan prinsip efisiensi dengan mengoptimalkan kembali hasil samping produksi. Setelah melalui proses penggilingan, nira kemudian memasuki tahap pemurnian. Tahap ini bertujuan untuk membersihkan nira dari berbagai kotoran dan mikroorganisme yang tidak diinginkan sehingga diperoleh bahan yang lebih siap untuk diproses pada tahap berikutnya.

Dalam proses pemurnian digunakan antara lain kapur dan gas belerang sebagai bagian dari proses pengolahan. Setelah melalui tahapan tersebut, nira yang telah memenuhi standar kebersihan dan kualitas kemudian melanjutkan perjalanan menuju proses berikutnya. Setiap tahap dilakukan secara terukur untuk memastikan kualitas bahan yang akan diolah menjadi gula tetap terjaga.

Tahap berikutnya adalah penguapan. Pada proses ini, kandungan air dalam nira dikurangi sehingga cairan menjadi semakin pekat. Nira yang telah mengalami penguapan menghasilkan cairan yang lebih kental. Bahan inilah yang kemudian memasuki proses kristalisasi hingga menghasilkan gula kristal, termasuk produk gula AB sesuai proses produksi yang diterapkan.

Setelah memperoleh kualitas yang sesuai, gula kemudian melalui proses pengeringan. Tahapan ini penting untuk memastikan gula memiliki kondisi yang sesuai sebelum masuk ke proses akhir. Dari perjalanan panjang tersebut, gula kemudian dapat dikemas dan dipersiapkan menjadi produk gula kemasan yang siap digunakan oleh masyarakat.

Kunjungan ke PG Krebet Baru 1 memberikan pengalaman berbeda bagi rombongan FITK. Jika selama ini proses produksi hanya dapat dipahami melalui teori, buku, atau penjelasan di ruang kelas, melalui kunjungan ini peserta dapat melihat secara langsung bagaimana setiap tahapan produksi saling terhubung. Mulai dari tebu → pencacahan → penggilingan → nira → pemurnian → penguapan → kristalisasi → pengeringan → pengemasan, seluruh proses menunjukkan pentingnya ketelitian, teknologi, sumber daya manusia, dan kerja sama dalam menghasilkan produk berkualitas.

Kunjungan ini sekaligus memperkuat semangat FITK UIN Malang untuk terus membuka ruang pembelajaran di luar kampus. Dunia industri bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga dapat menjadi laboratorium pembelajaran nyata bagi mahasiswa, dosen, dan pengembangan penelitian.

Kunjungan langsung ke Pabrik Gula Krebet Baru 1 menjadi kelanjutan penting dari penjajakan kerja sama FITK UIN Malang dengan dunia industri. Melalui kunjungan lapangan, rombongan dapat memahami secara langsung perjalanan tebu hingga menjadi gula melalui proses yang panjang, terstruktur, dan melibatkan teknologi serta ketelitian tinggi. Lebih dari sekadar mengenal proses produksi, kegiatan ini memberikan pelajaran bahwa setiap tahap memiliki nilai, setiap sumber daya dapat dimanfaatkan, dan setiap proses membutuhkan kolaborasi.

Dengan memperluas pengalaman belajar melalui kunjungan industri seperti ini, FITK UIN Malang terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak berhenti di ruang kelas. Ilmu dipelajari di kampus, pengalaman ditemukan di lapangan, dan keduanya dipertemukan untuk menyiapkan generasi yang lebih adaptif, profesional, dan siap menghadapi dunia kerja.[iz]

Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: fitk.uin-malang.ac.id
Instagram : fitkuinmlg
Tiktok : fitk.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)

Berita Terkait