FITK INSIGHT – Malang – Semangat inovasi dan daya saing Mahasiswa FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mahasiswa FITK UIN Malang berhasil mengantarkan timnya meraih Juara 1 Hackathon WRECK-IT 7.0, sebuah kompetisi teknologi yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Prestasi tersebut semakin membanggakan karena kompetisi ini diikuti oleh 92 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam perjalanan menuju puncak, tim UIN Malang harus menghadapi persaingan ketat dengan tim dari sejumlah perguruan tinggi ternama, termasuk Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), Politeknik Siber AD, Politeknik Negeri Bandung (Polban), dan Universitas Brawijaya (UB). Di tengah persaingan yang kompetitif tersebut, tim UIN Malang mampu menunjukkan kemampuan terbaik hingga akhirnya berdiri sebagai juara pertama tingkat nasional.
Salah satu sosok yang turut mengukir prestasi tersebut adalah Nur Fatima, mahasiswa semester 5 Program Studi Tadris Matematika FITK UIN Malang. Menariknya, kiprah Nur Fatima tidak hanya terlihat dalam bidang akademik. Ia juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, termasuk berkontribusi di senat fakultas. Aktivitas tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengembangkan berbagai potensi secara beriringan, baik dalam bidang akademik, organisasi, maupun inovasi teknologi. Keberhasilannya bersama tim dalam Hackathon WRECK-IT 7.0 menunjukkan bahwa latar belakang Tadris Matematika dapat menjadi fondasi kuat untuk berkembang di ranah teknologi dan pemecahan masalah berbasis digital.
Perjalanan menuju juara tidaklah mudah. Sebanyak 92 tim dari berbagai perguruan tinggi mengikuti kompetisi dan membawa kemampuan terbaik masing-masing. Tim UIN Malang harus melewati proses kompetisi yang ketat hingga berhasil mengamankan posisi di babak final. Pada fase penentuan, mereka kembali berhadapan dengan tim-tim kuat dari perguruan tinggi yang memiliki reputasi di bidang teknologi. Namun, tantangan tersebut justru menjadi ruang pembuktian. Dengan kemampuan teknis, strategi, kreativitas, serta kerja sama yang solid, tim UIN Malang berhasil menunjukkan kualitasnya dan keluar sebagai Juara 1 Hackathon WRECK-IT 7.0.
Prestasi ini tidak lahir dari kemampuan individu semata. Keberhasilan tim menunjukkan pentingnya kolaborasi, komunikasi, pembagian peran, kreativitas, dan kemampuan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama. Hackathon menjadi ruang yang menuntut peserta untuk berpikir cepat, adaptif, inovatif, sekaligus mampu mengubah gagasan menjadi solusi yang dapat dipertanggungjawabkan. Kemenangan tim UIN Malang menjadi gambaran bahwa mahasiswa memiliki kapasitas untuk bersaing dengan talenta dari berbagai kampus di Indonesia ketika diberikan ruang untuk bereksperimen, berinovasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi Nur Fatima bersama tim juga memberikan pesan kuat bahwa inovasi teknologi bukan hanya milik mahasiswa dari program studi teknologi informasi. MahasiswaTadris Matematika memiliki potensi besar dalam bidang logika, analisis, pemecahan masalah, dan berpikir sistematis yang menjadi modal penting dalam pengembangan teknologi digital. Kemenangan ini sekaligus membuka perspektif bahwa kolaborasi lintas disiplin dapat menjadi kekuatan baru untuk menghasilkan inovasi yang lebih kreatif dan kompetitif.
Juara 1 Hackathon WRECK-IT 7.0 menjadi tambahan energi positif bagi UIN Malang dalam memperkuat budaya prestasi dan inovasi mahasiswa. Pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim pemenang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengikuti kompetisi nasional, mengembangkan kemampuan, dan membawa nama UIN Malang ke berbagai ajang bergengsi. Lebih jauh, prestasi ini memperlihatkan bahwa kampus berbasis keislaman juga memiliki talenta muda yang mampu bersaing dalam perkembangan teknologi dan inovasi digital nasional.

Juara 1 Hackathon WRECK-IT 7.0 menjadi bukti nyata bahwa Mahasiswa Tadris Matematika FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mampu berdiri sejajar dan bahkan menjadi yang terbaik di tengah persaingan talenta teknologi tingkat nasional. Keberhasilan Nur Fatima, mahasiswa Tadris Matematika semester 5, bersama timnya menjadi inspirasi bahwa prestasi dapat lahir dari keberanian mencoba, kemauan belajar, kemampuan berkolaborasi, dan semangat untuk terus berinovasi. Dari 92 tim, UIN Malang menjadi yang terdepan. Dari ruang akademik, lahir inovasi yang menembus panggung nasional. Prestasi ini bukan sekadar kemenangan, tetapi pesan kuat bahwa mahasiswa UIN Malang siap menjadi generasi yang mampu berpikir, berinovasi, berkolaborasi, dan memenangkan masa depan.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: fitk.uin-malang.ac.id
Instagram : fitkuinmlg
Tiktok : fitk.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





