FITK INSIGHT – Manggarai Barat – Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelatihan bagi guru, tetapi juga melalui pendampingan langsung kepada peserta didik. Hal inilah yang dilakukan oleh Nuril Nuzulia, M.Pd.I, dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, saat mengunjungi MIS Ar Rahman Merombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Di sela-sela kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Nuril Nuzulia meluangkan waktu untuk mengajar siswa kelas V dalam pembelajaran literasi. Kegiatan ini berangkat dari kondisi nyata yang menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa di daerah tersebut masih memerlukan perhatian dan pendampingan yang lebih intensif. Keterbatasan akses terhadap bahan bacaan, media pembelajaran, dan pelatihan literasi menjadi tantangan yang dihadapi sekolah di wilayah pelosok. Meskipun berada di daerah yang jauh dari pusat kota dengan berbagai keterbatasan, semangat belajar para siswa begitu luar biasa. Mereka mengikuti setiap kegiatan dengan penuh antusias, rasa ingin tahu yang tinggi, dan semangat untuk terus belajar. Bagi Nuril Nuzulia, semangat tersebut menjadi modal utama yang harus terus dipupuk agar kemampuan literasi anak-anak semakin berkembang.

Dalam pembelajaran, Nuril Nuzulia menerapkan pendekatan membaca kritis berbasis kearifan lokal, yaitu mengajak siswa memahami bacaan melalui konteks budaya, lingkungan, dan pengalaman hidup yang dekat dengan keseharian mereka. Melalui cerita, diskusi, tanya jawab, serta aktivitas membaca yang interaktif, siswa diajak untuk tidak sekadar membaca teks, tetapi juga memahami isi, mengemukakan pendapat, menarik kesimpulan, dan menghubungkan bacaan dengan kehidupan nyata. “Kemampuan literasi tidak hanya berarti mampu membaca, tetapi juga mampu memahami, menganalisis, dan berpikir kritis terhadap informasi yang diterima. Anak-anak di sini memiliki potensi yang sangat besar. Mereka hanya membutuhkan kesempatan, motivasi, dan pendampingan agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal,” ungkap Nuril Nuzulia.
Kondisi sarana dan prasarana sekolah menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran. Fasilitas yang tersedia masih sangat terbatas. Bahkan, untuk mendukung kegiatan pembelajaran menggunakan media presentasi, pihak sekolah harus meminjam perangkat LCD proyektor dari Kantor Kementerian Agama setempat. Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Dengan memanfaatkan media pembelajaran sederhana serta berbagai aktivitas yang melibatkan siswa secara aktif, suasana kelas berubah menjadi lebih hidup. Anak-anak tampak bersemangat ketika diajak membaca bersama, berdiskusi, menjawab pertanyaan, hingga menyampaikan pendapat mereka tentang isi bacaan. Senyum dan antusiasme yang terpancar dari wajah mereka menjadi bukti bahwa pembelajaran yang kreatif tidak selalu bergantung pada fasilitas yang lengkap.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sarana, tetapi juga oleh dedikasi guru dan kesempatan belajar yang diberikan kepada peserta didik. Di balik bangunan sekolah yang sederhana dan fasilitas yang terbatas, tersimpan semangat belajar yang luar biasa dari anak-anak Desa Golo Bilas untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmenProgram Studi PGMI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendukung pemerataan mutu pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Kehadiran dosen di ruang-ruang kelas pelosok diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa, tetapi juga menumbuhkan motivasi, rasa percaya diri, dan kecintaan terhadap budaya membaca sejak usia dini. Melalui kegiatan ini Nuril Nuzulia berharap semangat literasi yang telah tumbuh dapat terus dipelihara oleh sekolah dan para guru. Sebab, dari ruang kelas sederhana di pelosok negeri inilah, mimpi-mimpi besar anak Indonesia mulai ditumbuhkan melalui kebiasaan membaca, berpikir kritis, dan belajar tanpa mengenal batas.[org]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: fitk.uin-malang.ac.id
Instagram : fitkuinmlg
Tiktok : fitk.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





