Sebuah Rasa yang Selalu Ada di Hati

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan sebuah kampus yang banyak orang bilang menjadi salah satu kampus negeri Islam terbaik di Indonesia. Di kampus ini dapat dijumpai mahasiswa yang berasal dari seluruh pelosok nusantara bahkan mancanegara yang rela meninggalkan kampung halaman

Sebuah Rasa yang Selalu Ada di Hati

Oleh Hasanul Mutawakkilin (Mahasiswa PBA Angkatan 2016)

 

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan sebuah kampus yang banyak orang bilang menjadi salah satu kampus negeri Islam terbaik di Indonesia. Di kampus ini dapat dijumpai mahasiswa yang berasal dari seluruh pelosok nusantara bahkan mancanegara yang rela meninggalkan kampung halaman mereka demi menimba berbagai ilmu pengetahuan serta pengalaman yang berharga.

Sebagai kampus yang berbasis pada bidang keagamaan tentunya UIN MALIKI Malang mempunyai integritas yang cukup tinggi dalam bidang keilmuan agama Islam. Buktinya terdapat beberapa program studi yang di dalamnya mengkaji sebuah bidang keilmuan khusus secara mendalam mulai dari ranah pendidikan hingga ranah hukum syariat Islam seperti jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam, Hukum Keluarga Islam dll. Selain program studi keagamaan UIN MALIKI Malang juga mempunyai beberapa program studi umum yang juga mempunyai integritas yang tak kalah tinggi pula.

Beberapa hal diatas membuat saya sangat tertarik untuk kuliah di kampus ini dan alhamdulillah saya berhasil mewujudkannya pada tahun 2016. Pada tahun itulah saya dinyatakan menjadi salah satu mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab di kampus Islam negeri terbaik di Indonesia yaitu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Di kampus ini terdapat program yang menurut saya patut dijadikan contoh oleh kampus-kampus Islam lainnya yaitu mewajibkanparamahasiswanya baik laki-laki maupunperempuan untuk menetap di Ma‟had Sunan Ampel Al-„aly selama dua semester.

Dalam kurun waktu itu mereka akan digembleng dengan pembelajaran ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya secara intensif yang bertujuan agar menjadi mahasiswa yang tidak hanya mempunyai rasa religiositas yang tinggi saja tetapi juga mampu mengimplementasikan serta mengintegrasikan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan lainnya di kalangan masyarakat luas supaya menjadi insan yang bermanfaat baik bagi dirinya sendiri dan orang di sekitarnya. Beberapa hal diatas diharapkan mampu mewujudkan visi dan misi ma‟had yang berbunyi “jadilah kamu orang yang mempunyai mata hati, jadilah kamu orang yang memiliki kecerdasan, jadilah kamu orang yang memiliki akal dan berjuanglah untuk membela agama Allah dengan kesungguhan”.

Selain program wajib ma‟had, terdapat pula program intensif bahasa Arab yang mewajibkan mahasiswa baru mengikuti pembelajaran bahasa Arab selama enam jam dalam satu hari yang dimulai pukul 14.00 sampai 20.00 WIB dalam kurun waktu dua semester. Selama program ini berlangsung memang sering kali membuat kami merasa bosan dan lelah tetapi para dosen selalu memberi motivasi kami untuk terus berjuang karena hasilnya akan kita petik di hari esok. Program intensif bahasa Arab memang sangat efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa Arab mahasiswa karena para dosen selalu berusaha untuk menciptakan inovasi serta kreasi guna membuat mahasiswa semakin mengenal sekaligus memahami tentang bahasa Arab secara mendalam.

 

tidak

Ketika dua semester telah terlewati, saya mulai menyadari

saya mulai menyadari bahwasanya menjadi mahasiswa tidak hanya membutuhkan kecerdasan saja tetapi juga membutuhkan sebuah konsistensi dari dalam diri guna menjaga sebuah eksistensi di tengah hiruk pikuk dunia mahasiswa yang saling berkompetensi yang hari demi hari semakin tak bisa teratasi. Dunia pendidikan bukanlah hal yang asing bagi saya, karena saya terlahir dari rahim seorang ibu yang notabene seorang guru di salah satu sekolah di kota Jombang. Selama kuliah di kampus ini saya menemukan banyak sekali hal-hal baru dalam dunia pendidikan terutama dalam hal metode pembelajaran yang baik sehingga membuat para siswa tidak mudah merasa bosan selama pembelajaran bahasa Arab sedang berlangsung. Dari sisi lain saya juga dibimbing sekaligus dituntut oleh para dosen agar selalu menciptakan sebuah inovasi dan kreasi tentang media pembelajaran yang sesuai dengan karakter para siswagunamenunjangproses pembelajaran.

Suka dan duka telah saya rasakan selam kuliah di kampus ini, namun hal itu saya yakini hanya akan menjadi sebuah cerita dalam hidup saya dan bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga sehingga aura positif akan selalu muncul dari dalam dalam diri dalam mengarungi hari demi hari. Jangan sampai duka yang menyelimuti hati justru membuat suasana hari menjadi negatif sehingga membuat hari-hari menjadi tidak dapat diwarnai. Saya merasa mempunyai keluarga baru di kampus ini, para dosen yang bisa dijadikan panutan karenarasa ikhlas dan istiqomah mereka dalam membimbing para mahasiswanya agar selalu dalam jalur yang benar serta tidak pernah membuat para mahasiswa merasa terbebani dengan tugas-tugas yang mereka berikan. Ada juga teman-teman seperjuangan yang senantiasa saling mendukung dalam menjalani masa perkuliahan yang tak terasa telah menginjak semester tujuh ini.

Sayarasahanya ini ringkasan pengalaman yangdapat sayatuliskan dalam beberapa paragraf di atas karena andai kata semua cerita dapat saya sampaikan lewat sebuah tulisan niscaya seribu halaman tidak akan cukup untuk menampungnya.

Related posts

Ketaatan dalam Kehidupan

by adminfitk
5 years ago

Inovasi Pembelajaran Bahasa di Era Globalisasi

by adminfitk
2 years ago

Bahasa Arab, Bahasa Qalbu

by adminfitk
2 years ago
Exit mobile version