{"id":3570,"date":"2015-05-21T10:46:00","date_gmt":"2015-05-21T10:46:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/?p=3570"},"modified":"2015-05-21T10:46:00","modified_gmt":"2015-05-21T10:46:00","slug":"man-tambakberas-jombang-pelajari-teknik-menghafal-alquran-di-fitk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/man-tambakberas-jombang-pelajari-teknik-menghafal-alquran-di-fitk\/","title":{"rendered":"MAN Tambakberas Jombang Pelajari Teknik Menghafal Alquran di FITK"},"content":{"rendered":"<p><strong>FITK NEWS<\/strong>&nbsp;\u2013 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang punya daya tarik tersendiri sehingga banyak sekolah berkunjung untuk melakukan studi banding. Terbaru, giliran Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tambakberas, Jombang yang bertandang ke FITK, (18\/5) lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kunjungan yang berlangsung sekitar 1,5 jam tersebut, ada sebanyak 91 orang ikut berpartisipasi. Mereka terdiri dari 11 guru dan 80 siswi MAN Tambakberas Jurusan Agama. \u201dKegiatan ini masuk dalam program studi banding tahfidz alquran tutorial untuk siswi kelas X dan XI ,\u201d kata ketua tahfidz alquran MAN Tambakberas, H. M. Syifa Malik MPd.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sambutannya, Syifa mengaku punya target khusus mengapa bertandang ke FITK UIN Maliki Malang. Antara lain untuk mempelajari teknik menghafal alquran yang efektif sehingga bisa diterapkan kepada para siswa-siswinya. Selain itu juga sebagai sarana membuka cakrawala kelimuan alquran dan untuk menumbuhkan motivasi bagi mereka yang sedang menghafal alquran. \u201dBiar anak-anak semangat menghafal dan semakin cinta dengan kalam Ilahi&nbsp; mas,\u201d ujar Syifa kepada wartawan FITK beberapa waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia juga berharap, para siswa-siswinya bisa melanjutkan studi di UIN Malang setelah mereka lulus nanti agar terus menghafalkan alquran sekaligus menimba ilmu-ilmu lain. \u201dSemoga kelak mereka jadi orang yang bermanfaat,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kajur Jurusan Pendidikan Guru Raudlotul Athfal &nbsp;(PGRA) Dr Samsul Ulum MA yang turut hadir dalam kunjungan itu menegaskan, agar lebih massif menghafal harus ada wadah bagi penghafal alquran sebagai markas siswa setoran hafalan setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Haiah Tahfidz Alquran (HTQ) UIN Maliki itu mencohtohkan, di sini (UIN Malang) para penghafal alquran diwadahi oleh HTQ. Melalui lembaga ini banyak kegiatan yang dilakukan. Di antaranya sekolah tahfidz, taaruf qurani,&nbsp; karantina tahfidz sampai rihlah qurani. \u201dUntuk teknik menghafal alquran pun juga ada yang mulai 1 lembar, 1 halaman maupun setengah halaman tergantung kemampuan,\u201d paparnya.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu Dekan FITK Dr H. Nur Ali MPd menyampaikan, sangat bangga jika melihat generasi muda menghafal alquran. Namun dia mengimbau agar para hafidz tak hanya menghafal alquran dengan pendekatan religius namun lebih mengarah ke pendekatan saintifik. \u201dNantinya alquran tak hanya sebatas dihafal tetapi akan dikaji secara mendalam,\u201d jelas Nur Ali.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dia melanjutkan, jika siswa-siswi MAN Tambakberas ingin kuliah di UIN Maliki Malang, pihak kampus telah menyediakan banyak beasiswa. Salah satunya beasiswa untuk para penghafal alquran. \u201dJika kuliah di sini (UIN Maliki) diharapkan mereka mengambil kelas&nbsp;<em>International Class Program<\/em>&nbsp;(ICP) untuk memicu daya saing dan semangat menuntut ilmu,\u201d tuturnya. (<strong>gung<\/strong>)Penulis:&nbsp;Agung Prasetiyo<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FITK NEWS&nbsp;\u2013 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang punya daya tarik tersendiri sehingga banyak sekolah berkunjung untuk melakukan studi banding. Terbaru, giliran Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tambakberas, Jombang yang bertandang ke FITK, (18\/5) lalu. Dalam kunjungan yang berlangsung sekitar 1,5 jam tersebut, ada sebanyak 91 orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3571,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3570"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3570\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fitk.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}